Minggu, 21 Juni 2009

yang luput dari perhatian

Jumat malam kmarin seperti biasa gw nonton kick andy, bicara soal film baru buatan pasangan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen..
film ini akan tayang mulai 25 Juni 2009..
judul film ini sendiri, KING, diambil dari nama salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, Lim Swie KING..
ceritanya tentang perjuangan keras seorang anak di desa apa gitu untuk menjadi pemain bulu tangkis profesional, yang tentunya harus melalui banyak keterbatasan..
katanya pesan moral yang ingin disampaikan lewat film ini adalah bahwa anak Indonesia harus punya mental pantang menyerah, punya cita-cita tinggi sama sekali tidak salah, jadi teruslah bercita-cita, bagaimana seharusnya anak Indonesia bersikap terhadap orangtua, dll..
film ini juga dibintangi oleh beberapa pahlawan bulutangkis kita seperti Hariyanto Arbi, Ivana Lie, dll..
dan katanya lagi ini juga merupakan film tentang bulutangkis pertama di dunia..hmm.. menarik bukan?hehe
pada saat ini juga film garapan mereka Garuda di dadaku lagi tayang di bioskop..
oke, yang mau gw sampaikan adalah gw kagum sama pasangan ini, dengan idealisme mereka dalam membuat film..

coba kita bahas dari film pertama (setau gw ini yg pertama, maaf-maaf deh kalo salah), Denias, Negeri di atas awan..
gw masih menempatkan film ini sebagai film indonesia terbaik (yang pernah gw tonton), diatas Laskar pelangi, Ada apa dengan cinta, Ayat-ayat cinta, atau film apalah yang lain yang kedengeran jauh lebih booming..

kenapa?
karena ide ceritanya berbobot, berisi, berkualitas, bermanfaat, ada pesan kuat yang bisa didapat penonton abis nonton film ini, dan berpusat pada anak-anak, bagian dari masyarakat kita yang semakin lama semakin kehilangan media untuk mengembangkan diri (baca : tontonan, bacaan, lagu-lagu)..
ga komersil, atau setidaknya tidak sekomersil film-film yang lebih booming lainnya..pemilihan aktor dan aktrisnya, perwatakan tokohnya, bahkan settingnya, ini yang paling gw suka..film indonesia mana pula yang pernah make tanah Papua sebagai settingnya? (ada ga sih?)
Cool..

dan masih banyak lagi kali daerah indonesia yang potensial buat dijadiin setting film..
jangan disitu2 doang..pada ga kreatip dasar..pamerin dong keindahan negeri kita, pamerin..

Film mereka yang lain ada Liburan seruu, dan 2 film yang udah gw sebut diatas..maaf-maaf kalo ada yang kurang..heheh

semuanya bertema dunia anak-anak..dunia yang buat gw merupakan saat dimana pembentukan karakter dimulai, dunia yang sangat menentukan kehidupan seseorang di masa depannya, dunia yang seharusnya dipenuhi oleh kasih sayang, perhatian, cinta, kesenangan, pendidikan dan masukan yang baik..
tapi sadar atau ga, belakangan anak-anak Indonesia ga lagi dimanjakan oleh acara anak-anak, film anak-anak, lagu anak-anak..
semakin lama mereka semakin dicekoki dengan sinetron-sinetron tentang cinta segitiga, ibu tiri, wanita yang seumur hidupnya tersiksa -yang kerjaannya nangis mulu tiap episode-, belum lagi infotainment, lagu-lagu dewasa yang tentunya lagi-lagi tentang CINTA MELULU..weleh-weleh..kasian mereka..

dulu sih jamannya gw masih anak-anak masih banyak lagu anak-anaknya, kaya abang tukang bakso, dudidam, kampuang nan jauah di mato, si lumba-lumba, belum lagi masih ada tokoh-tokoh semacam si unyil, si komo, susan, dll..masih ada acara anak-anak kaya tralala-trilili, cilukba, lenong bocah, dan masih banyak lagi..
kemana mereka sekarang?

gw sempet seneng waktu muncul kontes menyanyi anak-anak idola cilik kmarin ini, tapi tetep aja ada mengecewakannya, kenapa lagu yang dipakai justru lagu-lagu orang dewasa, walaupun bagian-bagian tentang cinta terhadap lawan jenisnya diedit-edit, tapi tetep aja..lagu anak Indonesia kan banyak, bagus-bagus, kenapa ga pake itu aja? hadooohh..sekalian biar anak indonesia tau bahwa mereka punya lagu-lagu bagus juga..
jangan nyanyiin lagunya d'masiv, kerispatihlah, seventeenlah, siapalah..

ini badan yang ngurusin beginian apaan sih namanya? kerja dong kerja..kasian anak-anak indonesia tiap hari dikasi tontonan drama manohara atau cinta fitri melulu..
fiuuuhh..

dan waktu lagi nonton Kick Andy bareng bokap gw dia bilang :
" bagus-bagus ya film mereka, cuma sayangnya kurang promosi aja "
hmm..menurut gw ga kurang promosi juga ah..film-film mereka sering beredar iklannya kok..cuma masalahnya adalah masyarakat kita emang kurang tertarik nonton film beginian..susah sih dunia udah kebalik..weleh weleh..yang bener jadi seolah2 dianggap buruk (baca : kolot, norak), yang buruk seolah-olah dianggap baik (baca : keren, gaul)..

yaa intinya gw salut sm mas Ari sihasale dan mbak Nia nya atas kepeduliannya terhadap anak-anak melalui film-film yang mereka buat..
maju terus!
Anak Indonesia butuh tontonan berkualitas..ini URGENT! hahaha

--- posted from : Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar