Minggu, 05 April 2009

perdebatan seru di burger king

setelah gw nonton film terbaru yang dibintangi oleh abang gw dari beda ayah dan ibu yaitu paul walker, perut anak-anak merasa harus di isi dengan makanan, ya iyalah di isi dengan makanan, masa di isi dengan bensin, kalau denger perkataan itu pasti itu dari sahabat gw yang kuliah di FKG UI. gw ngak mau nyebut namanya siapa, gw menghargai dia,bagaimanapun dia sahabat gw. ya ngak gem? setelah gw nonton "fast and the furious 4" gw,chicha,tizta,udin,antin dan komandan pergi ke makanan yang bersifat fast food yaitu Burger King. mungkin sahabat gw yang di UI itu belom pernah nyobain ya, hihihi
pas sesampainya di BK (singkatan dari Burger King),datang teman kita satu lagi,dia bernama edho. setelah memesan pesenan kita memakan dengan lahapnya, dan ambil kursi yang bisa memuat kita bertujuh.

setelah selesai makan, kita mulai membuka tema pembicaraan, teman gw yang dipanggilnya komandan tiba-tiba jadi ngomong tentang cewek yang dulu digebet,tapi sekarang sudah ngak ada kabarnya. perbincangan semakin seru dan akhir-akhirnya ke tema yang menurut gw menarik,yaitu tema tentang sabar.karena setiap orang mengartikan dari kata sabar itu berbeda-beda,bermacam-macam,dan banyak melihat dari sudut pandang yang berbeda.mungkin kalau gw cerita satu-satu tentang pandangan temen-temen gw yang disana, bakal memakan waktu 2 hari,dan bisa-bisa mengalahkan novel ayat-ayat cinta.mendingan gw cerita tentang pandangan dari diri gw pribadi,gw yakin banget semua orang sudah banyak yang denger, kalau sabar itu ada batasnya. menurut gw, itu bukan arti sabar di dalam kamus gw.dalam kamus gw kata sabar terletak di halaman 2112 alinea ke 88.halaman itu dan alinea itu sangat males kalau gw buka ataupun baca, karena pasti halaman tersebut sensi sama gw.tapi menurut gw sendiri,definisi dari sabar yaitu,sabar tidak ada batasnya dan sabar itu membuahkan sesuatu.sebagian orang dari temen-temen gw banyak yang membantah dan tidak setuju sama definisi sabar ala "reeza". tapi itu ngak mama,beda pendapat itu wajar dan bukan suatu hal yang buruk.

kenapa gw bisa mendefinisikan seperti itu,karena menurut gw itulah makna sabar yang sesuangguhnya dan menyebabkan kita jadi jauh lebih baik.gw juga punya anggapan kalau orang yang bilang sabar itu ada batasnya,emosinya dia lebih dominan daripada logikanya.contoh yang tadi di bahas,tentang masalah pacaran.kita harus sabar sama pasangan kita,dan sabar itu ada batasnya.kalau mau dilihat dari sisi agama,jelas di agama tidak ada ketetapan batas sabar.mungkin karena gw memikirkan suatu masalah lebih kebanyakan mengunakan logika daripada perasaan.tapi bukan berarti perasaan gw tidak digunakan.kalau gw ada masalah hal yang gw pikirkan itu apakah masalah ini bisa bikin gw jadi lebih baik kedepannya dan gimana cara gw menyikapinya.semua orang pasti juga sudah pernah dengar kalau ALLAH tidak akan memberi cobaan kepada hambaNya lebih berat dari kemampuan hambaNya sendiri dan ALLAH tidak akan ubah suatu kaum/hambaNYA tanpa kaum/hambaNYA yang merubah sendiri. ini semua berkaitan dengan tema yang kita bahas saat ini, kalau kita punya masalah berarti kita itu sudah pasti bisa menyelesaikan masalah itu dan kita perlu perubahan dalam diri kita untuk menjadi lebih baik.sebenarnya permasalahan yang sering dihadapi ketika orang sedang dilanda masalah yaitu emosi,dengan emosi orang tidak bisa berpikir jernih,rasional,dan melupakan logika sehingga perasaan-perasaan yang jelek jadi muncul dipikiran kita.contohnya,kenapa ada orang yang bunuh diri gara-gara kehilangan pacar. itu kan konyol,seorang yang baru disebut pacar bisa merubah pikirannya buat melakukan sesuatu yang buruk, uda jelas-jelas bunuh diri itu haram,dan itu akibat hatinya ditutupi oleh emosi yang sangat mendalam.sekarang gw kasih contoh,kalau korban bencana alam yang kehilangan sanak saudaranya, mereka pasti sedih itu wajar sebagai manusia tapi apa yang mereka lakukan, mereka ngak melakukan hal-hal konyol dengan pemikiran sempit.yang mereka lakukan justru bertambah keimanannya demi memohon semua permintaan.contohnya, dimintai keluarga yang ditinggalkan diterima disisi-NYA,sebagai ladang amal yaitu dengan melakukan ikhlas yang luar biasa,ketika ikhlas kehilangan keluarga,teman,guru,harta,tempat tinggal,dll.mungkin kalau masalah ini harus ada peran ikhlas menyertai tapi tidak menyampingkan kesabaran.

satu lagi hal yang menurut gw unik yang terjadi di Indonesia,yaitu kebanyakan pemikiran anak muda Indonesia menempatkan pacar sebagai posisi pertama,jadi ingat yang ditulis sahabat UI gw dulu di postingnya,kalau kita ada masalah sama pacar pasti lebih heboh dibandingkan kita punya masalah dengan keluarga sendiri.gw sie ngak ambil pusing,kalau gw putus dari seseorang gw harus me-manage pemikiran gw dan anggap itu sebagai cobaan buat gw,yang harus gw lakuin sabar dan ikhlas dan insyaALLAH gw dapat yang jauh lebih baik dari sebelumnya,itu juga kata-kata dari sahabat gw yang nge-tag in orang dekil yang mirip sama gw.

cukup sekian curhatan dari gw,dan gw ngak menilai orang yang berpendapat sabar itu ada batasnya jelek,tapi gw bercerita dari sisi gw. kalau ada salah kata mohon maaf. dan menurut anda apa sih makna sabar dari pandangan anda?

by: momo

3 komentar:

  1. gw punya 1 pertanyaan ya buat lo : kenapa selalu gw??hah?

    menurut gw sabar itu emang ada batasnya mo, sebagaimana kesabaran gw menghadapi lo udh hampir mencapai limitnya skrg..ati2 aja lo!!huahahaha

    BalasHapus
  2. 1 saran buat lo,,kalo posting sesekali di enter gitu..biar ga rapet2 amat..agak pusing bacanya mo..oke?

    BalasHapus
  3. kalao ada batasnya, kenapa lo masi bertemanan sama gw
    itu khan bertanda batas itu lo yang nentuin,bukan suatu yang uda pasti.
    gw tau ko gem,, lo kesel sama gw,tp sesaat kalau lo lg bengong pasti keinget sama smua yang telah gw lakuin k lo
    hihihii

    BalasHapus